Puisi

Rabu, 12 April 2017

Puisi : Sebelas Dua Belas (Sama Saja)

Sebelas Dua Belas
(Sama Saja)

Hatiku berdesir,
Ragaku telah terusir
Telah tersisihkan dari pandangmu
Hilang dari ingatan dan pikiranmu
Seperti angin kencang yang mampu hilangkan segalanya,
Tapi apa yang mampu membuatmu menghapusku?

Aku ini telah lama menetap padamu,
Telah cukup lama menunggu
Lebih lama dari menunggu tahun baru
Yang selalu ku harap dari dulu,
Kita dapat terikat seperti simpul mati
Yang selalu erat dan takkan terlepas
Tapi kali ini seperti tak berbalas
Pikirku, keinginan kita sebelas dua belas

Benar memang awalnya,
Tapi dipertengahan kau menyerah
Kau tancapkan pisau tepat di hati ini hingga
Berdarah-darah,
Juga tinggalkan semua lara padaku, parahnya
Kau tinggalkan semua harap kita
Dengan sia-sia

Kali pertama ini, ku lihat sisi lain dirimu
Yang tak pernah ku tahu
Dulu dirimu berkata,
‘aku akan selalu jadi yang berbeda
Dari semua masa lalumu
Dan takkan memperburuk sakit hatimu yang lalu’
Tapi di ujung kisah ini tetap sama
Sama saja,
Dirimu seakan sebelas dua belas
Dengan semua masa laluku
Bahkan, kali ini sakit hati itu
Diperparah dari yang sebelumnya
Tak kusangka dirimu sama saja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar