Anganku
Pergilah saja,
Aku tak ingin menahanmu
Lebih lama denganku
Percuma saja
Hanya seperti ini terus menerus
Semakin ku tahan,
Semakin melara
Pergilah,
Aku masih bisa tertawa di sini
Menertawaimu
Yang dengan bodohnya pergi,
Meninggalkanku yang sungguh tulus
Menjaga hubungan ini,
Tapi tak pernah ku harap kan seperti ini
akhirnya
Dengan egoisnya kau berlalu
Tak pikirkanku, letihku juga sendu yang ku
simpan rapat
Namun, dengan mudahnya muncul lagi
Membawa sejuta perih, yang kian menemani
Waktu demi waktu,
Jalani semua ini sendiri lagi
Kau yang dulu selalu ku kisahkan dalam setiap
tulisku,
Yang seringkali mengiringi tiap senyumku
Kini berganti,
Membimbing tiap sedihku
Menjadi latar belakang tangisku,
Alasan utama lamunku
Pemeran utama hayalku,
Penyebab utama ku sulit terlelap
Menggeliat, mengganggu penglihatanku
Tampak ditiap kedip mata
Tak pernah patuh tuk benar-benar pergi
Sekali lagi, ku sadar
Aku yang belum benar-benar siap melepasmu
Karna kau masih jadi mimpiku
Yang mengharuskanku tuk menggapaimu